Teman-teman sekalian, artikel ini merupakan kelanjutan dari jenis-jenis reksadana. Sensei menyarankan untuk membaca artikel sebelumnya dulu ya agar bisa mendapatkan pemahaman secara menyeluruh tentang reksadana ini.

3. Reksadana Campuran

  • Reksadana ini menawarkan kombinasi investasi dalam berbagai instrumen.
  • Jenis reksadana ini cocok dipergunakan untuk tujuan investasi jangka menengah ke jangka panjang (di atas 3 tahun).
  • Keunggulan Reksadana Campuran ini adalah komposisi portfolio yang bisa lebih fleksibel, dimana MI (Manajer Investasi) bisa meracik instrumennya dengan berbagai jenis investasi, seperti pada saham, obligasi, dan pasar uang.
  • Tingkat resiko reksadana jenis ini lebih rendah dibandingkan Reksadana Saham, tetapi keuntungannya tidak setinggi Reksadana Saham.
  • Dalam jangka panjang, untuk menghindari resiko yang lebih besar (di saat pasar saham dan obligasi naik turun tanpa kepastian), jenis reksadana ini lebih cocok untuk dipililh dibandingkan dengan Reksadana Saham.
  • Secara umum Reksadana Campuran bisa memberikan return di kisaran 10% sampai dengan 12% setahun.
  • Eits, jangan lupa ya teman-teman, karena ada unsur sahamnya, kinerja Reksadana Campuran bisa fluktuatif mengikuti kinerja IHSG.

4. Reksadana Saham

  • Merupakan jenis reksadana yang mampu memberikan keuntungan yang paling tinggi dibandingkan jenis reksadana lainnya.
  • Jenis reksadana ini cocok dipergunakan untuk tujuan investasi jangka panjang (di atas 5 tahun).
  • Dalam reksadana jenis ini, MI menempatkan dana investor ke instrumen saham.
  • Reksadana Saham ini memberikan tingkat keuntungan yang menarik dalam jangka panjang dengan cara mengkapitalisasi pasar modal Indonesia.
  • Resiko reksadana jenis ini paling tinggi dibandingkan jenis reksadana lainnya, karena fluktuasi harga saham yang tajam.
  • Tidak dianjurkan apabila dilakukan dalam jangka pendek, karena investasi pada Reksadana Saham ini memiliki risiko fluktuasi.
  • Apalagi kita jeli dalam melakukan pengamatan jangka panjang, pergerakan saham akan tetap positif. Hal inilah yang akan terjadi pada Reksadana Saham apabila kita tempatkan sebagai instrumen investasi jangka panjang.
  • Evaluasi Reksadana Saham sebaiknya dilakukan dalam jangka panjang.
  • Secara umum Reksadana Saham, apabila dirata-ratakan, bisa memberikan return di atas kisaran 10% sampai dengan 20% setahun (dalam jangka panjang).
  • Selalu ingat ya, realisasi return Reksadana Saham akan sangat fluktuatif setiap tahunnya, tergantung dari kinerja IHSG.

Catatan dari Sensei:

Sangatlah penting untuk mengetahui tujuan investasi Anda, apakah untuk jangka pendek, menengah, ataupun untuk jangka panjang. Hal ini perlu dilakukan agar kita dapat memilih kendaraan investasi yang tepat.

Ketahuilah tentang profil reksadana yang akan dipilih sebelum berinvestasi, apakah sudah siap dengan resiko yang akan diterima? Jangan hanya ingin untung besar tapi tidak sanggup menerima resiko dari investasi yang tinggi tersebut. Ingatlah kepada prinsip di dalam investasi, high return pasti akan disertai dengan high risk.

Ditulis oleh:
𝗱𝗿. 𝗦𝘂𝘁𝗮𝗻𝘁𝗼 𝗧𝗮𝗻𝗮𝗸𝗮, 𝗤𝗙𝗘®, 𝗤𝗪𝗣®, 𝗔𝗘𝗣𝗣®, 𝗔𝗪𝗣
Wealth Preservation Specialist
Money Management Specialist
Prudential Premier Financial Advisor
WhatsApp +6287868131288

close

Jangan Lewatkan Artikel Kami!